Desain Rumah Modern dan Ikonik, apakah Bisa?

Posted by

Bahasa-bahasa arsitektural memang agak rumit kalau kita mengabaikan latar belakang keberadaan sebuah bangunan. Semua itu harus dicerna dan dirangkum oleh arsitek sebagai dasar pengembangan ruang huni yang layak dan indah.

ARSITEK SAJA kadang-kadang bingung ketika harus menerjemahkan pola hidup penghuni ke dalambahasa arsitektur yangbenar, apalagi bagi penghuni bangunan itu sendiri. Dalam hal ini diperlukan solusi yang sederhana saja untuk memadukan aneka kebutuhankedua belah pihak Arsitek harus mampu menyederhanaakn kebutuhan penghuni rumah ke dalam fungsi dan bahasa ruang sedangkan penghuni juga harus bisa beradaptasi dengan pola ruang yang efektif sehingga menghasilkan aktivitas yang efektif pula. Hal inilah yang dilakukan oleh arsitek Darwandi Tenggarauntuk rumah tinggal keluarga lbu Hana.

Rumah yang berdiri di atas kapling kecil tersebut pada awalnya hanya satu lantai. Ketika kebutuhan penghuni terhadap ruanganbertambah, mulailah terjadi peru-bahan. Yang sebelumnya satu lantai dianggap cukup,kini bangunan tumbuh menjadi dua lantai untuk memberiruang gerak yang lebih leluasa untuk penghuni. Pengkondisian dua lantai ini menurut Darwandi diutamakan untuk memperoleh aliran udara segar yang lebih banyak dan ekspansi ruangan duduk.

Pelebaran ruangan merupakan fokus utama, untuk sebuah kapling terbatas yang hanya memiliki lebar sekitar 9 m. Batas antara lantai bawah dan lantai atas dibuatrongga terbuka di kanan kirinya, agar aliran udara berjalan lancar. Langit-langitdirancangsebagian pada ruangan tengah lantai bawah sehinggaterbentuk semacam hallway di ruangan atas mulai dari ujung tangga sampaisepertiga ruangan. B agian akhir ruangan dirancang untuk tempat duduk atau ruangan keluarga Kondisi kapling cukup padat di sekeiling bangunan, Darwandi membuat lubang cahaya vertikal pada satu bidang dinding lebar di ruangan ke luarga. Cahaya dari atap tembus pandang menembus lubang tersebut sehingga biasnya menerangi ruang. Bukaan horizontaltidak mungkin dibuat karena terbenturpada dinding tetangga

Ruangan asli di bagian depan ruangan bawah awalnya adalah kamar mandi. Sekarang diubah fungsinya menjadi tangga Konstruksi tangga dibuat melingkar dan diekspos sebagai bagian struktural yang cukup menarik Kemudian dipasang kaca “berlapis-lapis” dengan list aluminium pada siku dinding sehingga dinding tersebut seolah-olah sebagai selubung yang membungkus tangga. Cara ini dapat memberi nilai tambah pada ruangan tangga  sehingga dapat menjadi bagian estetika ruang dan bangunan.

Pembagian ruang-ruang inti sangat sederhana Darwandi berupaya tetap menempatkan kamar-kamar tidur pada satu sisi, baik di lantai bawah maupun di lantai atas sehingga zonanya tidak rumit dan sirkulasi penghuni terfokus. Ruangan servis berada di sisi yang berlawanan untuk menyederhanakan alur ruang. Produk interior dipilih yang ringan dalam ukuran yang minimal sehingga tidak tampak sesak. Inilah hasil penataan interior oleh Dyah Retnowati yang berupaya memilih dan mengatur penataan benda-benda sesuai dengan skala ruang sehingga ruangan terfihat chic dan bergaya meskipun kecil. Di sampingitu, yang terasa istimewaadalah pengotahan teras tertutup pada kamar tidur utama Dari ruangan ini didapatview bebas ke arah kehijauan di depan bangunan yang temyata tidak diperuntukkan untuk pembangunan. Melihat potensi viewyang cukup menarik, Druwanditetap mempertahankan teras tersebut sebagai ruangan duduk santai pribadi yang menjadi bagian dari kamar tidur utama Berhubung kamar tidur adalah ruangan privat maka teras ditutup dengan dinding kaca supaya penghuni tetap dapat menikmati pemandangan bahkan bisa dinikmati dari tempat tidur.

Dari arah luar bang,unan rumah ini tampak menarik karena berciri “kota” pada lingkungannya tetapi memiliki karakteristik “desa”. Tampilan massa yang terdiri dari tumpukan kubus dan material tembus pandang, memang menarik perhatian dan rupanya juga menjadi ikon “masa kini” di lingkungannya Meskipun berada di atas kapling kecil yang sekitamya cukup padat Darwandi berhasil menampilkan estetika arsitektur dalam pengertian yang sederhana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *